Menara Siger – Ikon Provinsi Lampung

Sunday, February 6, 2011 0 comments

Setiap kali kita akan menyebrang ke Pulau Jawa atau sebaliknya, pasti kita akan melihat sebuah menara berwarna kuning keemasan. Menara tersebut bernama Menara Siger, yang merupakan ikon Provinsi Lampung.

Menara Siger adalah sebagai landmark/simbol penanda bagi Provinsi Lampung yang mencerminkan identitas Lampung sebagai Provinsi Gerbang Selatan dan Titik Nol-nya Pulau Sumatera. Dibangun di atas bukit dekat Pelabuhan Bakauheni yang sangat strategis sebagai tempat transit dan wisata. Dengan mengadaptasi bentuk khas tradisional Lampung diambil dari bentuk Mahkota Siger yang dikenakan oleh wanita Lampung pada upacara-upacara adat dan merupakan suatu simbol kehormatan, simbol budaya Lampung dan sering diaplikasikan pada bangunan, monumen serta ragam hias. Disamping bentuk dasar Mahkota Siger, desain ini juga memasukan bentuk asli tradisional Lampung lainnya yaitu paguk di bagian kiri kanan menara sebagai perlambang perahu. Pada puncak menara terdapat payung merah, kuning, putih sebagai simbol hirarki kebangsawanan. Dimensi Menara Siger : Tinggi 32 meter, panjang 50 meter, lebar 10 meter, lantai 5 tingkat. Ruang dalam difungsikan sebagai pusat informasi budaya dan pariwisata Lampung.

Menara Siger sebagai ikon kebanggaan masyarakat Lampung memang tidak bisa diangap enteng, hal ini disebabkan hingga saat ini provinsi yang menjadi pintu gerbang Pulau Sumatra dan Jawa ini baru memiliki ikon kebanggaan yang berskala nasional. Sebagai masyarakat Lampung, tentu saja keberadaan menara Siger menjadi sangat layak dan mutlak di banggakan, menara Siger sangat berpotensi menjadi asset wisata kelas satu di wilayah Lampung untuk menuju Visit Wilayah Lampung ke depan, kebudayaan Lampung dan agar dikenal oleh tamu-tamu dari manca Negara.

Menara Siger diresmikan oleh gubernur Lampung Sjachroedin ZP, ditandai oleh penekanan sirine dan penandatanganan prasasti, serta pelepasan merpati yang disaksikan oleh beberapa duta besar (dubes). Ny.Sjahroedin menggunting rangkaian melati di pintu masuk menara Siger sebagai tanda di buka untuk umum. Pada peresmian itu gubernur Lampung mengundang 32 duta besar negara sahabat, di antaranya Kroasia, Srilangka, Jepang, Palestina, Afganistan, Singapura, dan Filipina. Dalam pembukaan itu Stan yang mengisi seluruh Kabupaten Kota se provinsi Lampung.

Gubernur Lampung meyakini Menara Siger akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, Menara Siger berlokasi persis di ujung Pulau Sumatra yang biasa disebut mulut Naga, sehingga ke depan Menara Siger dapat menarik wisatawan domestik dan manca negara untuk datang ke provinsi Lampung.

Source : http://visitlampung.net/program-kepariwisataan/menara-siger.html

0 comments:

Post a Comment

 

©Copyright 2011 Kaganga Pabama | TNB